Penggerebekan Squat di Kota Blora
Dikirim oleh : FnB Jogja - FNB Jogja Pada tanggal : 18-05-2005, 17:00
fnb-jogja@riseup.net
nasional /
represivitas aparat /
feature
Penggrebekan terjadi pada Jumat 13 Mei sekitar jam 8 pagi, ketika 12 aparat dari POLRES Blora dengan 4 buah Kijang pick up serta satu buah mobil angkutan kota. Polisi mengangkut seluruh 6 penghuni yang kebetulan sedang ada di sana, berikut seluruh barang-barang milik para penghuni yang termasuk pakaian, alat masak, alat musik, dll. Salah satu dari 6 orang yang ditangkap adalah seorang punk dari Purwodadi.
Squat, bekas gedung bioskop Mustika di kota Blora, sudah diduduki punk-punk jalanan Blora sekitar 1,5 tahun. Sering juga punk-punk dari luar kota yang berkunjung ke Blora menginap di tempat tersebut. Squat tersebut terletak tidak jauh dari alun-alun kota Blora, berada pada suatu kompleks pertokoan.
Penggrebekan terjadi pada Jumat 13 Mei sekitar jam 8 pagi, ketika 12 aparat dari POLRES Blora dengan 4 buah Kijang pick up serta satu buah mobil angkutan kota. Polisi mengangkut seluruh 6 penghuni yang kebetulan sedang ada di sana, berikut seluruh barang-barang milik para penghuni yang termasuk pakaian, alat masak, alat musik, dll. Salah satu dari 6 orang yang ditangkap adalah seorang punk dari Purwodadi.
Penggrebekan dan penangkapan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan dari pihak kepolisian sebelumnya. Pemberitahuan yang ada hanyalah sebuah peringatan yang diberikan petugas dari pihak pemilik gedung, sekitar 15 menit sebelum penggerebekan.
Penghuni squat yang ditangkap dibawa untuk diinterogasi di POLRES Blora. Selama interogasi mereka mengalami tindak kekerasan fisik dari aparat, yang termasuk, pembenturan kepala pada teralis besi, pemukulan kepala dengan gagang palu dari besi dan pemotongan rambut sebagai bentuk terror psikologis. Puluhan aparat yang sedang apel siaga juga ikut terlibat dalam aksi kekerasan aparat tersebut, dimana setiap anggota aparat bergantian menyentil mata tiap-tiap penghuni squat yang ditangkap. Lima orang penghuni squat dilepas dari POLRES sekitar jam 5 sore pada hari yang sama, sementara satu orang yang berasal dari Purwodadi ditahan sampai esok harinya karena tidak ada orang tua atau wali yang menjemputnya. Seluruh penghuni squat yang dilepaskan dipaksa untuk menandatangani pernyataan yang intinya untuk tidak melakukan aksi pendudukan lagi. Sementara kami sendiri belum bisa memastikan sejauh mana tingkat cedera fisik yang diderita mereka yang mengalami tindak kekerasan tersebut.
Perlu diketahui bahwa aparat di Blora kerap melakukan intimidasi pada kelompok-kelompok masyarakat tertentu, termasuk pembubaran orang-orang yang sedang berkumpul di ruang-ruang publik, acara-acara musik yang dikelola oleh punk dan acara-acara yang bersifat politis. Kerap juga terjadi tindak kekerasan, terutama yang menyangkut pembubaran tongkrongan-tongkrongan para punk.
KOMENTAR lihat komentar terbaru show comment titles only
lihat komentar 1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
wahai kalian
by joni - islam Friday, May 20 2005, 8:50pm
address: jerman
eh g dah bilang informasi lo itu kampungan semua isinya kalo ngga punk,anarki dlll. g punya jaringan kuat di indymedia bakal g hapus lo dari jaringan ini. ngentot lo semua.....lo harus tau apa itu indymedia baru nulis berita bukan anarko mulu di informasiin dasar sektarian loa semua, awas g akan tetap cari siapa wartawannya bakanlan g pukulin atau bunuh demi allah....liat di jakarta g cari.
atas nama umat islam
jangan bawa2 agama
by ahmad Wednesday, May 25 2005, 11:38am
duh kok bawa2 islam sih, saya sebagai seorang muslim gak suka loh dengan cara anda yg membawa2 agama untuk provokasi seperti ini. malu-maluin aja.
Sang Pengecut akhirnya kembali.....
by Haris - Jakarta IMC Wednesday, May 25 2005, 1:09pm
haris-h@riseup.net
ya...ya...ya....bahasa yang sama, motif yang sama, nama berbeda.....hahahaha......hai pengecut, kamu mo cari jurnalis indymedia dimana....kami tahu siapa kamu, tapi kamu sama sekali tidak tahu siapa kami....!!!!
salam,
luv ya....muaaaccchhh....
bung joni
by taufik Wednesday, May 25 2005, 7:41pm
bung joni,
jangan bawa2 nama islam dan allah disini!
apakah anda ingin menjelek-jelekan Islam dengan tindakan dan komentar anda yg seperti itu??
tolong ya bung joni, hati-hati kalau bicara!! jangan mengadu domba seperti ini.
Polisi Bukan Manusia Selama Memakai Seragam
by Qui-Gon Jean Wednesday, May 25 2005, 11:59pm
jeanarchy@spymac.com
Aku tak tahu solusi yang baik untuk hal-hal seperti ini karena ini akan seperti membantah perintah orang tua. Namun, ketika polisi tak pernah berpikir korban kebrutalan mereka mungkin memiliki anak, istri dan sanak saudara, maka untuk itu Kita tak perlu menganggap polisi sebagai manusia yang berkeluarga. Mereka bukan siapa-siapa tanpa seragam coklat itu.
AMBUSH! mungkin itu salah satu yang bisa dilakukan. Speak Their Language.
Buat bung Joni Islam, gimana kalo anda bikin Fight Club? kayaknya anda membutuhkannya. Kalo sudah bikin, e-mail Saya ya.. bukan kah anda ingin bertarung dengan seorang anarkis?
http://www.kontra-kultura.tk
FUCK Militerisme !!!
by Jakarta Anarkoist - Jaring Anarki Revolusioner Indonesia (JARI) Thursday, May 26 2005, 2:38pm
address: Alam Raya Indonesia
Aparat Keparat...
Polisi Bangsat...
Militer...
Anjing, Tai Kucing...
Lebih banyak lagi kekerasan aparat
by hold_da_vision - Affinitas Thursday, May 26 2005, 6:05pm
hold_da_vision@riseup.net
Kemarin 25 May 2005, kami mendapat berita lagi tentang semakin maraknya penggarukan para pengamen jalanan di Blora. Eskalasi penggarukan diindikasikan berkaitan erat dengan pra-kondisi Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA). Maraknya penggarukan juga diketahui terjadi di Salatiga dan Jogjakarta.
Seperti juga negara-negara yang menentukan batas-batas wilayahnya, dan mengkriminalkan para migran, pemerintahan di tingkatan propinsi juga sangat gencar menutup batas-batas wilayah mereka terhadap para pendatang dari propinsi lain, terutama mereka yang kemudian berada di jalanan baik karena mencari penghidupan di jalanan ataupun karena pilihan untuk berada di jalanan.
Di sini kita melihat semakin dipersempitnya ruang publik - dimana ruang-ruang yang ada hanya diperuntukan bagi lalu lintas kendaraan bermotor dan kepentingan komersil dengan mengorbankan manusia MELALUI KRIMINALISASI ORANG-ORANG DI JALANAN; di sisi lain adalah kriminalisasi terhadap kebebasan orang untuk bergerak dan berpindah. Tentunya sangat kontras dengan kebebasan modal bergerak melintas batas dan meraup JENGKAL DEMI JENGKAL RUANG.
Semua Agama akan lebih baik tanpa umat
by joni&joni Thursday, May 26 2005, 6:12pm
kolektif_arus@resist.ca
Budha akan lebih baik tanpa umatnya.
Kristen akan lebih baik tanpa umatnya
Islam akan lebih baik tanpa umatnya
Anarkisme akan lebih baik tanpa umatnya
Marxisme akan lebih baik tanpa umatnya
Jangan mengalienasi kita sendiri dengan memediasi diri kita dengan identitas keagamaan, baik agama yang primordial ataupun modern.
Semua agama akan lebih baik tanpa umatnya
dilarang melarang!!
by joni tok i - aku Thursday, May 26 2005, 8:34pm
memiliki kepercayaan boleh saja..
menjadi pengikut tak ada yang melarang..
kebebasan mempercayai dan tidak, sah saja koq
wah, so gimana dengan reaksi kawan diBlora???
by Haris - IMC Jakarta Thursday, May 26 2005, 11:18pm
gila, segitu parahnya saat ini keadaan disana???? lantas, apa reaksi kawan-kawan disana???? tolong jangan sampai lupa kontak dengan kawan-kawan diluar Blora, agar kami juga tahu keadaan terakhir disana? mungkin kita juga bisa sama-sama mendiskusikan solusi pemecahan masalahnya.....
dah ahh.....joni cuekin aja.....
kuno dah.. kuno itu
by bebe! Thursday, Jun 2 2005, 4:23pm
kolektif_blackboots@lycos.com
jangan ditanggepin si JONI.
dari dulu sampe sekarang, orang2 reaksioner selalu begitu...
contohnya banyak, salah satunya dia itu. pakai ancam-ancaman segala. mengatas namakan islam pula. kuno dah...
anyway, untuk kawan2 di blora.... keep that beautiful fightlah!!
don't be affraid
by PEPE - - Monday, Aug 22 2005, 6:35pm
duddy_dumps@yahoo.com
cuekin aja apa yang orang katakan. yang penting qta slalu brusaha utk tdk menyakiti org lain qta tetap akan berada di jalan yg bener. jangan lupa ma temen2 dari kota lain yg juga butuh perhatian. aparat slalu aja nyusahin. bgmn qta bisa meraih jati diri dan kebebasan kalau qta sendiri dirong-rong. bertahanlah wahai kawanku!! kami smua mendukungmu!!!!!!!!!!!!
penangkapan punk
by IkaNK - GanG sEtan dRunK pUnk sUrabAya Tuesday, Nov 22 2005, 11:17pm
punx_for_freedom@yahoo.com
Hey!!! aparat setan!!! Raimu Jancok!!!
aku
by urban proletar Wednesday, Dec 28 2005, 8:06pm
aku percaya islam trus aku juga percaya punk
sbg jalan hidup.yg aku tahu islam anti kekerasan sebagai mana juga punk.bung joni..yg hidup di dunia bukan cuma kamu..yg islam juga bukan cuma kamu...assallampunxmuallaikum.wr.wb
Penggrebekan Squat di kota Blora
by dollyl Wednesday, Dec 28 2005, 10:59pm
dollyl@bluewin.ch address: Swiss
300 Thn Rakyat sudah di grebek dan di rampas hak nya oleh penjajah secara PRIMITIF. sekarang ganti penguasa dimana-mana hak Rakyat juga di rampas. PRIMITF PRIMITF sekali caranya; apa udah nggak ada lagi cara yang lebih terpelajar.
korban di tangkap....?
by your Guns - voulenter Chaos Tuesday, Mar 14 2006, 6:49pm
monyet_bener@yahoo.com address: JakarAtaN phone: 08179924269
polisi.... dalah sebuah institusi negara yang masih bisa di sewakan... siapa pun yang berUANG bisa sewa tanpa alasan yangkuat.. tapi sesuai kebutuan para penyewa... bagaikan hewan sirkus yang boleh di perintah apa aja, selagi menghasilkan uang buat atasan.... apa aja lakukan.... siaaap!!!! Grak!!!!
http://dollyl@bluewin.ch
assalammualikum
by boy - gak da Tuesday, May 20 2008, 4:09am
boy_kucing@yahoo.com address: medan phone: gak punya
bung klo lo itu ngerasa lo islam,tolong lo kaji diri lo itu gak da ajaran nabi muhammad yang ngurusi hak orang laen,mendingan lo banyak²dzikir biar mereka balik k jalan yang benar amin
www.blora.org
by BloraLive - BloraLive Saturday, Aug 2 2008, 10:39pm
bloralive@gmail.com address: Alun-Alun Blora phone: 0296532001
Kami mengundang segenap masyarakat Blora untuk bersama-sama memajukan kota Blora dengan semangat persatuan dan kesatuan.
Segera bergabung disitus komunitas kami.
www.blora.org
http://www.blora.org
<< kembali ke halaman berita
|