Jakarta IMC Jakarta Independent Media Center
   Tentang Kami | Kontak Kami | Bergabung? | Newswire | Agenda Event | Kirim Berita Anda  
 


Indymedia Networks

www.indymedia.org

Projects
print
radio
satellite tv
video

Africa
ambazonia
canarias
estrecho / madiaq
kenya
nigeria
south africa

Canada
hamilton
london, ontario
maritimes
montreal
ontario
ottawa
quebec
thunder bay
vancouver
victoria
windsor
winnipeg

East Asia
burma
jakarta
japan
korea
manila
qc

Europe
abruzzo
alacant
andorra
antwerpen
armenia
athens
austria
barcelona
belarus
belgium
belgrade
bristol
bulgaria
calabria
croatia
cyprus
emilia-romagna
estrecho / madiaq
euskal herria
galiza
germany
grenoble
hungary
imc-london
ireland
istanbul
italy
la plana
liege
liguria
lille
linksunten
lombardia
madrid
malta
marseille
nantes
napoli
netherlands
nice
norway
oost-vlaanderen
paris/île-de-france
patras
piemonte
poland
portugal
roma
romania
russia
saint-petersburg
scotland
sverige
switzerland
thessaloniki
torun
toscana
toulouse
ukraine
united kingdom
valencia

Latin America
argentina
bolivia
chiapas
chile
chile sur
cmi brasil
colombia
ecuador
mexico
peru
puerto rico
qollasuyu
rosario
santiago
tijuana
uruguay
valparaiso
venezuela
venezuela

Oceania
adelaide
aotearoa
brisbane
burma
darwin
jakarta
manila
melbourne
oceania
perth
qc
sydney

South Asia
india
mumbai

United States
arizona
arkansas
asheville
atlanta
austin
baltimore
big muddy
binghamton
boston
buffalo
charlottesville
chicago
cleveland
colorado
columbus
dc
hawaii
houston
hudson mohawk
kansas city
la
madison
maine
miami
michigan
milwaukee
minneapolis/st. paul
new hampshire
new jersey
new mexico
new orleans
north carolina
north texas
nyc
oklahoma
philadelphia
pittsburgh
portland
richmond
rochester
rogue valley
saint louis
san diego
san francisco
san francisco bay area
santa barbara
santa cruz, ca
sarasota
seattle
tampa bay
tennessee
united states
urbana-champaign
vermont
western mass
worcester

West Asia
armenia
beirut
israel
palestine

Topics
biotech

Process
fbi/legal updates
mailing lists
process & imc docs
tech
volunteer
 
Kami senatiasa mengajak kawan-kawan semua untuk membantu dengan bergabung secara aktif di IMC Jakarta, menyumbang materi berita seperti: tulisan, liputan, foto, dll atau dapat juga membantu dengan mengirimkan donasi-donasi berupa materi dalam bentuk apapun yang dapat membantu kegiatan-kegiatan dan keberlangsungan IMC Jakarta.
indy search

cari komentar | cari detail
 

versi cetak
dengan komentar

Diskusi di Toko Buku Ultimus Bandung Dibubarkan Pemuda Panca Marga dan Polisi
Dikirim oleh : IMC Jakarta
Pada tanggal : 14-12-2006, 22:10
nasional / represivitas aparat / feature

Beberapa peserta diskusi ditangkap dan ditahan

Diskusi Gerakan Marxisme Internasional dengan topik gerakan buruh di Kanada yang digelar di Toko Buku Ultimus, Jl Lengkong, Bandung, dibubarkan polisi dan Pemuda Panca Marga, saat baru berjalan sekitar 20 menit. Diskusi ini menghadirkan pembicara aktivis buruh di Kanada asal Indonesia Suprapto Marhaen (26). Diskusi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis (14/12), dihadiri sekitar 50 peserta yang kebanyakan adalah para mahasiswa.

Link: Kronologis | Pernyataan Sikap atas Pembubaran Diskusi di Ultimus | ULTIMUS: Sebuah Kesaksian Premanisme | Tragedi Ultimus | Surat Kontras untuk Kapolri | Kumpulan Informasi Pembubaran Diskusi di Ultimus Bandung (rumahkiri.net)

Sebelum acara dimulai, di depan Toko Buku Ultimus itu sudah dipenuhi sekitar 30 orang berbaju loreng hijau dan kuning dari Pemuda Panca Marga. Seorang anggota Pemuda Panca Marga bernama Adang Supriyadi kemudian masuk ke dalam toko buku sambil berteriak-teriak kepada penjaga toko dan pengunjung toko buku. Anggota Panca Marga lainnya menyusul masuk ke dalam toko buku dan menuju lokasi acara diskusi di halaman toko buku.

Saat itu acara baru saja dimulai, moderator menjelaskan, kegiatan ini hanyalah diskusi biasa dan tidak ada tendensius apa-apa. Para anggota Pemuda Panca Marga awalnya hanya duduk-duduk dan di belakang para peserta.

Namun, ketika pembicara aktivis buruh di Kanada asal Indonesia Suprapto Marhaen akan memulai diskusi, tiba-tiba komandan Panca Marga, Adang Supriyadi maju ke meja pembicara, langsung merampas mikrofon. Adang yang mengaku sebagai Persatuan Masyarakat Anti Komunis dengan arogan berteriak membubarkan acara, "Kegiatan komunis tidak relevan lagi. Kami sebagai warga Bandung tidak setuju ada kegiatan komunis di sini. Jangan jadikan Bandung menjadi celah kecil untuk perkembangan komunis di Indonesia. Kami mohon maaf agar kegiatan ini dibubarkan. Saya harap semua hadirin di sini untuk membubarkan diri."

Serentak para anggota Panca Marga yang sebelumnya hanya berdiri di belakang langsung melempar dan merusak kursi-kursi.

Marhaen langsung menyelamatkan diri bersama panitia lainnya menuju ke kampus Universitas Pasundan (Unpas) yang letaknya tepat di depan Toko Buku Ultimus itu. Kericuhan berlanjut hingga halaman kampus Unpas. Terjadi dorong-dorongan dan perang mulut antara peserta diskusi dengan anggota Panca Marga.

Anggota Panca Marga lantas melakukan sweeping hingga ke dalam Kampus Unpas. Komandan Panca Marga, Adang Supriyadi, bersama puluhan anggotanya pun langsung menculik 8 orang termasuk Marhaen, serta Koordinator Toko Buku Ultimus, Bilven, dan membawa mereka ke Polwiltabes Bandung. "Ini hanya untuk mengamankan. Bukan ditahan. Mau dibawa ke Polwiltabes. Dan ini sudah ada koordinasi," ujarnya.

Setelah situasi mereda, sekitar 10 orang peserta kembali lagi ke lokasi diskusi. Tiba-tiba belasan anggota Polres Bandung Tengah yang dipimpin Kapolres AKBP Mashudi mendatangi tempat diskusi, membubarkan dan kembali menangkap para peserta yang berada di lokasi diskusi. Sejumlah atribut seperti poster bergambar Karl Marx dan atribut yang masih tersisa di tempat diskusi itu langsung disita. Lokasi diskusi termasuk Toko Buku Ultimus juga disegel dan dipasangi police line.

kirimkan komentar

KOMENTAR

lihat komentar terbaru   show comment titles only

lihat komentar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

INILAH FASIS SEBENARNYA
by noone - noone Friday, Dec 15 2006, 1:28pm
ghoen_akarrumput@yahoo.com address: makassar phone: -

Watak otoritarian dan anti demokratik selalu berbanding lurus dengan sistem ekonomi politik yang menempatkan kekuasaan dan modal dalam hubungan mutual, sehingga setiap gerakan demokratik yang berpotensi merusak 'sistem' harus diabolisi.
represifitas aparatus negara dalam kasus TB Ultimus ini menjadi penanda bahwa sistem negara telah (sedang) berkembang menuju tatanan yang otoritarian dan despotik. dan dikondisi seperti inilah modal (kapitalisme) lebih leluasa bergerak dan memainkan fungsi akumulasi kapitalnya.
Sederhanya, seluruh ruang-ruang publik kita telah berada dibawah bayang-bayang FASISME. dan fasis sebenarnya adalah negara beserta aparatus-aparatusnya -- termasuk mereka yang menyebut dirinya gerakan anti komunis. dan sejatinya FASIS YANG BAIK ADALAH FASIS YANG MATI.

SALAM DEMOKRATIK

kirim komentar



Pelanggaran HAM
by suara Friday, Dec 15 2006, 2:42pm

Bentuk Pemuda Panca Marga dan Polisi mengsegel dan memasang Police line di tempat tidak terjadinya tindak pidana sebagai perilaku Jawara yang tidak berbudaya adalah suatu pelanggaran HAM karena aktivitis yang dilakukan di dalam Toko Buku Ultimas tidak mengganggu Publik dan di lakukan untuk kalangan sendiri, malahan Polisi dan Pemuda Panca Marga yang harus dituntut sebagai pelanggar pidana menangkap/menyekap/membuat kegaduhan di dalam toko buku Ultimas tanpa ijin pemilik Toko

kirim komentar



Kenapa rakyat terus dibungkam
by Haris - IMC-Jakarta | Jaringan Otonomis Friday, Dec 15 2006, 9:23pm
haris-h@riseup.net

Kejadian mengerikan yang terjadi pada era ORBA mungkinkah akan terjadi lagi??? dimana tidak seorangpun dapat berani menyatakan pendapatnya...dan belajar mengenai apapun yang ingin ia pelajari dengan sebebas-bebasnya...karena takut negara akan merepresi dengan ganasnya...

Perbuatan mereka yang menamakan diri "masyarakat anti komunis" benar-benar kekanak-kanakan, dan terbukti bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan apa-apa bahkan tentang komunisme itu sendiri.

Polisi dan bahkan negara-pun terbukti telah merestui kebodohan yang telah merasuk kedalam diri mereka yang mengaku "beradab" tersebut.

Kebebasan adalah hak setiap individu yang menginginkannya dalam bentuk apapun juga, dan oleh karena itu tidak ada seorang-pun bahkan instansi manapun yang berhak merebut kebebasan tersebut dari siapapun.

oleh karena itu, adalah musuh kita bersama, siapapun dan instansi manapun (negara, ormas, parpol, bahkan agama) yang terbukti telah berani merebut kemerdekaan untuk hidup dan berpendapat...

Panjang umur pergerakan menuju kebebasan....langkah kita tidak akan pernah terhenti....panjang umur perjuangan menuju dunia yang lebih baik!!


Jaringan Otonomis

kirim komentar



polisi bego asal tangkap
by aparatkeparat Friday, Dec 15 2006, 9:50pm

Saat terjadi penggerebekan acara diskusi marxisme di Toko Buku Ultimus, Jalan Lengkong, Didin pada Kamis malam (13/12/2006), sedang makan nasi goreng bersama dengan seorang temannya di depan toko buku tersebut.

"Selesai makan, saya dan teman saya mendekati Ultimus karena penasaran. Tepat di depan gerbang, saya melihat teman saya namanya Arif yang ikut diskusi. Lalu kami bersalaman. Tak lama kemudian kami berdua ditarik polisi," ujarnya.

Kemudian Didin dan Arif dimasukkan ke mobil polisi di mana sudah ada 4 orang di dalam mobil tersebut. Lalu keenamnya dibawa ke Polsek Bandung Tengah, Jalan Ahmad Yani, sebelum dibawa ke Polwiltabes Bandung.

Di Polsek Bandung Tengah hanya sebentar, sekitar 15 menit. Sampai di Poltabes Bandung pukul 21.00 WIB secara bergantian mereka diperiksa. "Saya diperiksa dari jam 23.00 WIB sampai 02.00 WIB. Capai sekali. Saya bingung karena saya tidak tahu apa-apa," ujar Didin.

Proses pemeriksaan berlangsung 3 jam menanyakan seputar kegiatan sehari-hari serta keterlibatan dalam diskusi. "Mereka juga bertanya tentang pengetahuan saya mengenai gerakan marxisme. Saya pernah dengar tapi tidak tahu," katanya.

Kekesalan Didin makin menjadi ketika dirinya belum tahu kapan akan keluar dari kantor polisi. "Di sini bosan, sejak jam 2 dinihari tidak ada pemeriksaan lagi," keluhnya.

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/15/time/150858/idnews/720606/idkanal/10

kirim komentar



DASAR KURANG GAWEAN!!!
by JAMES - GPK Saturday, Dec 16 2006, 10:20am
address: SUROBOYO

GEMBLUNG KALIAN SEMUA!!!LHA WONG KURANG GAWEAN YO PIHAK SING MENGADAKAN DISKUSI TU!!OPO RA ONO DISKUSI LAINYA SELAIN KOMUNIS???HAAAAA....PALING KOE2 KI YO WONG KOMUNIS!!!!DASAR SOTOY!!!!

kirim komentar



Provokasi?
by Rikki Rikardo - Apokalips Sunday, Dec 17 2006, 6:26am
tim.apokalips@gmail.com

Komentar si James GPK nggak beda jauh ama komentar Adang, representatif ormas Permak yang ngebubarin diskusi. Pada nggak tau apa-apa soal komunis tapi mulutnya cuap-cuap nggak keruan dan asal maen tuduh. Coba mari kita tanya, apa definisi komunis menurut James? Heheheh. Lets see how smart he is if he dare to answer. Kalo enggak berani ngasih argumen artinya ya seperti biasa, cuman provokasi biasa seperti yang biasa terjadi di indimedia kan? Heheheh. Btw, ciri-ciri mereka sama... teriak-teriak keras, tapi nggak ada isi. Kalo di alam nyata, hobi dateng, mukul-mukulin orang atau ngerusak barang, bikin panik, kalo diajak berargumen langsung teriak-teriak, marah-marah dan nyumpah serapah, lantas karena ngerasa nggak ngerti apa-apa (yang merupakan satu-satunya kesadaran mereka: sadar bahwa mereka nggak ngerti apa-apa) maka mereka mulai ngegunain fisik. Ah, kisah lama...

kirim komentar



ouchhh....mereka takut!!!
by crimeson Tuesday, Dec 19 2006, 12:53pm

ternyata sebagian besar orang di negara ini masih trauma dengan tragedi besar di masa lalu, yang ternyata akibat semuanya adalah pembelokan sejarah. dan nampaknya di negara ini masih banyak orang-orang yang terbelakang. ormas-ormas adalah salah satu contohnya, dipenuhi preman dan orang-orang bodoh yang tidak mau mengerti tentang sejarah yang sebenarnya. adanya pasal-pasal yang melarang penyebaran marxisme sungguh tidak relevan dengan keadaan sekarang. dalam buku sejarah nasional indonesia yang akan datang pun para sejarawan indonesia telah sepakat untuk tidak mencantumkan PKI sebagai dalang dari G 30 S. jadi jika dalam sejarah resmi saja telah diluruskan, jadi kenapa harus ada pasal-pasal yang melarang penyebaran marxisme. untuk ormas yang katanya anti komunis, lebih baik anda semua mulai belajar membaca, agar bisa baca buku-buku tentang marxisme, agar anda semua tahu mengapa hal ini patut didiskusikan. KENAPA KITA HARUS TAKUT DAN MEMUSUHI MARXISME JIKA KITA BELUM MENGENAL DAN BELUM MEMAHAMINYA.

kirim komentar



KOMUNISS??
by JAMES - GPK Thursday, Dec 21 2006, 9:33am
address: HERO TOWN

ALL RIGHT!KOMUNIS TU=SEBUAH AJARAN DIMANA MEREKA GA MEMPERCAYAI TUHAN.SOSIALISME??=AJARAN YG MEMENTINGKAN KELOMPOK DIATAS PRIBADI APAPUN ITU.UDAH KETAHUAN KLO RIKO ITU YG GA ATU KOMUNIS MAKANYA DIA NANYA AKU!!HAHAHAHAHAHA.............BEGO,BEGO!EMANG LOE KOMUNIS JUGA???!!SALUT DEH ORANG KOMUNIS YG GA TAU ARTINYA .MAKANYA KLO BELUM PINTER JGN IKUT DISKUSI DEH,SONO MAIN KE TAMAN KANAK2 DULU TRUS AJARIN TUH BOCAH2 :LOE KASIH PERMEN MEREKA,TRUS TANYA INI DATANGNYA DARI SIAPA??KLO MEREKA JWB DR TUHAN TRUS KAMU SALAHIN,"BUKAN,INI DARI GUE,BEGO!"HAHAHAHAHAHAHA.............DASAR KOMUNIS!!!

kirim komentar



james bego
by agnostic Friday, Dec 22 2006, 10:38am

james kamu kok goblok sih.. gak tau bedanya komunis dan atheis ya? hehehe.. kasian.. udah treak2.. tapi salah! ketauan deh isi otaknya ternyata nol besar.. cuma bisa treak2 tapi salah.. hehe..

kirim komentar



SUMPAH....JAMES BEGO BANGEETTT!!!!!
by HarisX - Jakarta IMC Friday, Dec 29 2006, 1:11pm

woi.....JAMES.....baiknya lo gih sono yang sekolah dulu....et jangan deng...sekolah juga percuma...wong yang diajarin disekolahan juga mirip sedangkal kayak yang kamu tahu...hmmm...kalo gitu baiknya kamu gaul giiihhhh...:D

 
" by JAMES - GPK Thursday, Dec 21 2006, 5:33pm
address: HERO TOWN

ALL RIGHT!KOMUNIS TU=SEBUAH AJARAN DIMANA MEREKA GA MEMPERCAYAI TUHAN.SOSIALISME??=AJARAN YG MEMENTINGKAN KELOMPOK DIATAS PRIBADI APAPUN ITU.UDAH KETAHUAN KLO RIKO ITU YG GA ATU KOMUNIS MAKANYA DIA NANYA AKU!!HAHAHAHAHAHA.............BEGO,BEGO!EMANG LOE KOMUNIS JUGA???!!SALUT DEH ORANG KOMUNIS YG GA TAU ARTINYA .MAKANYA KLO BELUM PINTER JGN IKUT DISKUSI DEH,SONO MAIN KE TAMAN KANAK2 DULU TRUS AJARIN TUH BOCAH2 :LOE KASIH PERMEN MEREKA,TRUS TANYA INI DATANGNYA DARI SIAPA??KLO MEREKA JWB DR TUHAN TRUS KAMU SALAHIN,"BUKAN,INI DARI GUE,BEGO!"HAHAHAHAHAHAHA.............DASAR KOMUNIS!!! "

 

kirim komentar



tanggapi james binatang
by kader kiri - socialist party Saturday, Dec 30 2006, 8:41am
kolega_timor@yahoo.com address: kupang NTT phone: -

he.....binatang (james) kau kalau di pulau timor (Kupang) NTT udah aku gilas keluargamu dengan WALAS. loe jangan-jangan lagi stesssss ya, udah ga makan berapa minggu?? kalau lapar bilang-bilang, and jangan tunjukan kebodohan mu di internet tau, atau baru latihan, he.. bilang ortu mu yach, kau itu kurang pendidikan jadai harap di sekolahkan ulang tau. emangnya loe tau apa tentang KOMUNIS??? elo hanya bisa tau soal cebo pantat loe pake tangan ok. dan loe tau yac komunis adalah falsafahku ok, atau loe ga puas, aku arang komunis silahkan loe ngadu ke ORDE BARU. ha...ha bego loe, jangan kolot men jaman udah berubah ok. dan KOMUNIS tetap berkibar dimana-mana men, jangan-jangan loe anak MILITER bilang ortumu tau malu dikit, celana dalamnya itu di beli dari uang rakyat tau...... bego loe. makanya jangan asal nimbrung mikir-mikir dong dasar anak binatang.

kirim komentar



sekali komunis tetap komunis
by kepompong Tuesday, Jan 2 2007, 3:53pm
kepompong_rev@yahoo.co.id

Kesalahan Soeharto yang terbesar adalah membiarkan anak2 komunis hidup pada waktu itu.
Seharus nya mereka semua di bantai habis kalo perlu lemak nya di jadikan sabun buat nyuci piring.
Harus nya semua Komunis di bunuh jadi tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Untuk para anak2 PKI pesan saya cuman satu : HARE GENE MASIH JADI PKI ?

kirim komentar



dasar anak setan lu
by jotos Tuesday, Jan 2 2007, 6:17pm

Heeee kepompong dasar anak setan lu haram jadah biar lu mampus disamber gledek bangun pagi bukannye cuci muka bau asem udah nulis di indymedia. bangke elu

kirim komentar



SIAPA YG MENANG
by CACA - LKMD Sunday, Jan 7 2007, 4:53pm
cacat@yahoo.co.id address: Plembang brow phone: 098712347890

Wadow Kalian sama pakar saling bentrok, ini yg ngebuat mr. marx sedih......:(
ini diskusi apa saling lempar batu, uda de, siapa yg menang ambil pempek ke plembang......

kirim komentar



Pempek Kopi Instant
by capek de - Forum bujang keren Sunday, Jan 7 2007, 5:03pm
Anak_imut_gaul@yahoo.co.uk address: baturaja phone: 07353245

woi caca kamu tuh cewek or cowok, kalo cewek, BOLEH KENALASN GAK?
mau dung PEMPeknya.
mmmmmmmmmmmmmmm... lezat
katanya pemepek komunis wenak....


untuk anak2 yang suka ngumpul di forum gaul PKI ini
salam kenal dari kubu, cup cup mmuah
dangdut is the best
tetaplah dijalur mu kawan.....

ADD GUA YAH di friendster ku

anak2 PKI keren2 n gaul


ohya teteep update pakaian2 keren

konser UNGU nonoton yuk
yuk yak yuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuukkkkkkkkkkkkkk..


cape deh

kirim komentar



PELAJARAN KOMUNIS untuk anak USIA DINI (Sekolah DAsar)
by Silsila Bambang Sunarto Widodono Yuniarto - PJ-TKI Sunday, Jan 7 2007, 5:27pm
PJ_TKI@Yahoo.co.id address: Transmigrasi Suakelola SP4

Kepada yang terhormat rekan2 Marxist dimanapun berada, saya tertarik dengan forum ini. karena marxis itu adalah idolah hidup saya sejak SD dulu bahkan pelajaran muatan lokal di SD kami membahas Das kapital untuk pemula

saya mewakili anak2 transmigrasi dibawah paguyuban warga trans se-SP4. ingin memberikan sedikit masukan dan tawaran,

1. Kita rubah cara memandang masalah Komunis
2. kita buat wadah-nya dalam satu forum yang keren n gaul.

1. sepertinya komunis dapat dilihat dari sisi bisnis yaitu dengan cara multilevel marketing. stiap anggota dapat meiliki downline. dengan insentip tiap kaki adalah 25% dan 75% akan disumbangkan ke Reovolusion Founder yang akan dibentuk kemudian.

2. kita akan buat wadah yang 75% anggotanya adalah anak2 mudah yang keren n beken, mreka adalah penerus cita2 perjuangan bangsa indonesia kita yang tercinta nan kaya ini




NOTE:

TELAH DIBUKA STOKIST BARU dari anak cabang
menyediakan alat2 tulis buku pena pensil penggaris baju, yang semuanya dilabeli atau digambari arit palu bintang padi kapas dan beringin
gelang spike salon potong rambut
distro2
dan many more

rygi ga ikut

ga beli disini gak PKI gaul!

50 pembeli pertama akan mendapat kan celurit cantik buatan empu tong bajil
20 pembeli pertama tidur di kuburan KARL MARX semalam suntuk plus lotion anti nyamuk
10 pertama dikubur bersama dan berdampingan dengan DN AIDIT
1 pembeli pertama mendapatkan voucher berbelanja gratis di mall2 seluruh inodnesia









JANGAN MENGAKU MARXIST KALO BELUM BELANJA DISIN

kirim komentar



printable version
with comments
<< kembali ke halaman berita
 



Independent Media Centre adalah jaringan kolektif yang menjalankan outlet-outlet media yang menceritakan kebenaran secara radikal, akurat dan penuh semangat. Kami bekerja dengan cinta dan terinspirasi dari orang-orang yang bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih baik, meskipun terdapat pemutarbalikan fakta yang dilakukan oleh media-media besar dan korporasi besar yang tidak pernah punya kemauan untuk berbuat sesuatu demi kebebasan manusia.

N© 2004-2009 Jakarta Independent Media Center. Selain materi yang diberi pernyataan oleh penulisnya, semua materi yang ada pada situs ini bebas untuk dipergunakan atau dipublikasikan kembali dimana saja, selama tidak dipergunakan untuk keperluan dan kepentingan komersial. Jakarta Independent Media Center tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas materi maupun opini yang ada pada situs ini.
Penyangkalan | Kebijakan kerahasiaan

email: jakarta[at]indymedia.or.id

Powered by OSCAILT v.2.04