|
|
|
| |
Kami senatiasa mengajak kawan-kawan semua untuk membantu dengan bergabung secara aktif di IMC Jakarta, menyumbang materi berita seperti: tulisan, liputan, foto, dll atau dapat juga membantu dengan mengirimkan donasi-donasi berupa materi dalam bentuk apapun yang dapat membantu kegiatan-kegiatan dan keberlangsungan IMC Jakarta.
|
31-05-2009, 01:44
|
Jumat, 29 Mei 2009, ratusan aktivis dan perwakilan korban lumpur lapindo berunjuk rasa di Jakarta. Aksi solidaritas ini dikoordinir oleh Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi. Tiga tahun lalu, lumpur panas mulai menyembur dari pengeboran PT Lapindo Brantas Sidoarjo Jawa Timur. Puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, lebih separuhnya adalah perempuan.
Aksi dimulai dari Pasar Festival, Jl Rasuna Said jam 13.30 WIB, melewati tempat-tempat dimana properti Bakrie berada menuju Bundaran Hotel Indonesia. Aksi solidaritas kepada korban Lapindo ini merupakan bentuk protes terhadap ketidakadilan yang meraka alami, serta memberikan semangat terhadap perjuangan mereka yang tak kenal lelah. Di Bundaran Hotel Indonesia, sekitar pukul 18.30 wib diadakan Malam Renungan, pembacaan puisi, pembacaan Surat-Surat dari anak-anak Korban Lapindo kepada Calon Presiden RI, teatrikal dan Doa untuk Korban Lumpur Lapindo.
Foto: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 Baca juga: Ambil Tindakan, Pulihkan Hak-hak Korban Lapindo! Link: Portal Korban Lapindo | Catatan Lapangan Korban Lapindo | Blog Tragedi Lapindo |
|
|
|
|
|
29-05-2009, 22:42
Hari ini, genap 3 tahun kasus lumpur Lapindo berujung berlanjutnya pelanggaran HAM oleh korporasi bersama pemerintahan SBY-JK. Hasinya, aset keluarga Bakrie – pemilik Lapindo, di bisnis energi, perkebunan, properti, baja, televisi, telekomunikasi, dan infrastruktur, tahun lalu meningkat 83,66%, sekitar Rp 42,9 Trilyun (Warta Ekonomi, 2009). Tapi korbannya, makin menderita, lebih 10 ribu rumah tenggelam lumpur, lahan terdampak meluas hingga lebih 800 ha. Mereka kehilangan tempat tinggal, gangguan kesehatan, krisis air dan putusnya pendidikan. Ironisnya, ketiga pasangan Capres 2009-2014 hanya menjadikan kasus Lapindo sebagai ajang kampanye, tanpa komitmen yang jelas dan berpihak pada korban. Link: Portal Korban Lapindo | Catatan Lapangan Korban Lapindo | Blog Tragedi Lapindo
|
|
|
|
|
|
12-05-2009, 20:51
Jakarta, 12 Mei 2009 - Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) yang mengusung tema "Climate Change Impacts to Ocean and The Role of Ocean to Climate Change" berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, 11-14 Mei 2009, dan dilanjutkan dengan Coral Triangle Initiative (CTI) pada tanggal 15 Mei 2009. Diadakannya CTI, ditujukan untuk melindungi terumbu karang, sumber daya perikanan yang berkelanjutan, dan ketahanan pangan.
WOC sarat dengan pelanggaran hak sipil dan politik (Sipol), baik sebelum pelaksanaan dimana suara nelayan tradisional tidak diberikan tempat untuk menyuarakan hak-hak dasarnya, tindakan repressif aparat kepolisian yang membubarkan penyelenggaraan kegiatan masyarakat sipil untuk mengkritisi kebijakan, penangkapan terhadap aktifis dan deportasi kepada nelayan dan aktifis lingkungan yang sedang menyuarakan hak-hak dasar dan krisis yang dialami oleh masyarakat nelayan yang tidak pernah menjadi perhatian WOC. Praktek-praktek yang dilakukan oleh aparat keamanan mencerminkan bahwa Negara telah mengabaikan hak atas kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum sebagaimana yang dijamin dan dilindungi oleh konstitusi.
Baca juga: English Version: WOC Laden with the Human Rights Violations | Kronologis Penangkapan Paksa Aktivis WALHI | Penangkapan Pimpinan Walhi adalah Ancaman Bagi Kebebasan Sipil
Link: Walhi: Info WOC 2009 | WOC Official Site
|
|
|
|
|
|
04-05-2009, 21:19
Pagi ini Senin, 4 Mei 2009, kelompok sipil dari 8 negara Asia dan kelompok masyarakat serta non goverment organisation (NGO) baik level nasional maupun lokal dari Indonesia yang akan menyuarakan hasil-hasil deklarasi dari pertemuannya beberapa hari di Denpasar mengenai praktek jerat hutang ADB, ketika menuju Lapangan Mumbul daerah Nusa Dua Bali tertahan oleh pihak kepolisian dengan alasan yang tidak jelas serta mengada-ada.
Kelompok pertama dari rombongan Walhi dan Seafish yang berasal dari 5 negara, tertahan di Polsek Kuta Selatan, negosiasi yang dilakukan nyaris tidak membuahkan hasil, walaupun kelompok ini sudah memberkan nama-nama partisipan dan tujuan keberangkatan kali ini adalah untuk menyuarakan hasil-hasil deklarasinya.
Baca juga: Pekan Aksi Rakyat Menentang ADB (Bali 1-5 Mei 2009) | Rakyat Asia Menggugat Asian Development Bank (ADB) | Peoples’ Week of Action Against ADB
|
|
|
|
halaman terkait: http://lenteradiatasbukit.blogspot.com |
|
03-05-2009, 00:12
1 Mei 2009 - Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksi longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM).
Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana. Foto: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
|
|
|
|
|
27-03-2009, 00:09
“Menteri itu ternyata benar-benar ada acara di sini”, kata seorang petani pesisir Kulon Progo bernama Sitik. Dia sedang bersiap-siap bersama ratusan kawannya dari desa Garongan jalan serempak ke arah desa Karang Wuni tempat diselenggarakannya sebuah acara yang rencananya di hadiri oleh 2 orang menteri. Pukul 10.00 ratusan warga yang menamakan diri PPLP (Paguyuban Petani Lahan Pantai) tiba berkumpul di jalan persimpangan tiga desa Karang Wuni dan terus berdatangan. Mereka merencanakan penghadangan Menteri yang akan menghadiri acara “Launching PNPM Kelautan dan Perikanan” di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Karangwuni, Wates, Kulonprogo kemarin (17/3).
|
|
|
|
|
|
20-02-2009, 19:14
Larangan konser musik kemanusiaan Tribute to Munir di kampus Universitas Indonesia (UI) merupakan sebuah kemunduran bagi UI. Kampus ini merupakan representasi Indonesia di mata dunia dan selama ini menjadi salah satu ujung tombak perubahan. UI merupakan lembaga yang aktif menggerakkan dan mempelopori proses reformasi. Alasan pelarangan tidak jelas dan cenderung mengada-ada. Nama UI akan dicatat dalam sejarah sebagai kampus di era reformasi yang pernah melarang konser musik kemanusiaan.
Demikian antara lain yang disampaikan dalam konferensi pers di Kedai Tempo Jakarta (19/02), menanggapi keputusan pimpinan UI yang melarang konser musik Tribute to Munir. Hadir dalam konferensi pers antara lain Suciwati (istri alm. Munir), Rusdi Marpaung (Direktur Imparsial), Choirul Anam (Tim Legal Kasum) dan Heru Hendratmoko (Direktur KBR68H). |
|
|
|
|
|
05-01-2009, 22:32
|
Palestine Bleeds; the World Shudders A comprehensive view of censored and under-reported realities from the battle zone, front lines and the global scene
In this report: - Israeli navy attacks humanitarian aid ship from Cyprus to Gaza; ship rammed and fired upon. - Overview of the global protests against the Israeli attacks on Palestine. - Summary of the military situation, including views of the Resistance and civil society. - Gaza has run out of medicines; How you can help with humanitarian aid. - Legal and Diplomatic developments.
As hundreds of thousands of people all over the globe are protesting the US-armed and funded Israeli acts of war and zionist genocide against the Palestinian population of Gaza, the slaughter continues with more bombings, siege and a blockade, plus a threatened ground war. Read More
A Massacre in Palestine - Responses and Developments
The Palestinian Resistance has issued a general call for an all out response to the Israeli massacre of Gaza - military, political and diplomatic action is already underway. Popular mobilizations in solidarity with the Palestinian people are sprouting up everywhere, both organized and spontaneous: within Israel itself, and in every country of the world, communities are mobilizing for demonstrations and other solidarity actions. Read More
- Video reports: Saturday, 12.28.08, demo in Tel-Aviv and the War Crimes Campaign from Social TV, plus mass demo in Tel-Aviv 3.1.09 by Indymedia Israel - IMC Israel's local updates and calendar plus Global IMC |
|
|
|
|
|
13-11-2008, 19:03
|
13 November 2008. Puncak rangkaian peringatan 10 tahun Tragedi Semanggi I dilangsungkan hari ini, berpusat di Kampus Universitas Atma Jaya. Hari ini bertepatan dengan peristiwa Tragedi Semanggi, 13 November 1998, peristiwa penembakan secara brutal dan membabi buta oleh aparat TNI dan Polri terhadap massa demonstran, yang menewaskan 17 masyarakat sipil termasuk mahasiswa dan pelajar saat aksi menentang Sidang Istimewa MPR. Rangkaian acara hari ini diawali dengan berziarah ke makam Sigit Prasetyo (mahasiswa UPI/YAI) di TPU Tanah Kusir. Pada pukul 10.00 acara di kampus Atma Jaya dimulai dengan pembukaan pameran foto dan pemutaran film "Perjuangan Tanpa AKhir". Dilanjutkan acara tabur bunga, konferensi pers, dan ditutup dengan diskusi. Siang harinya keluarga korban juga berziarah ke makam BR Norma Irmawan/Wawan (mahasiswa Atma Jaya) di Joglo Jakarta Barat. Selain itu, pada malam hari, pukul 19.00 juga akan diselenggarakan misa di Gereja Maria Kusuma Karmel untuk mendoakan arwah para korban. Acara yang dikoordinir oleh Komite 13 November ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai kampus, aktivis gerakan mahasiswa 98, keluarga korban, dan aktivis HAM.
|
|
|
|
|
|
11-11-2008, 02:07
|
9 November 2008. Ratusan aktivis melakukan aksi mimbar bebas dan napak tilas rute long march salemba-semanggi sebagai bagian dari peringatan 10 tahun Tragedi Semanggi. Aksi napak tilas dengan kendaraan bermotor ini dimulai dari Tugu Proklamasi hingga Kampus Unika Atmajaya, melewati rute Tugu Proklamasi, Bundaran HI, Diponegoro, Salemba, Kampung Melayu, Casablanca, Sudirman, Semanggi. Setelah 10 tahun berlalu, kasus pelanggaran HAM yang menewaskan mahasiswa dan rakyat dalam kasus Trisakti, Semanggi I dan II tak kunjung ada penyelesaiannya. Aksi yang dikoordinir oleh Komite 13 November ini, diikuti oleh aktivis mahasiswa, aktivis HAM, eks mahasiwa 98 yang terlibat dalam Tragedi Semanggi, dan keluarga korban.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ibu Sumarsih, ibunda Wawan mahasiswa Atmajaya yang tewas dalam peristiwa Semanggi, para aktivis menuntut pemeriksaan terhadap para Jendral, seperti Wiranto (eks Menhankam Pangab), Dibyo Widodo (eks Kapolri saat Peristiwa Trisakti), Syafrie Syamsoedin (eks Pangdam Jaya saat peristiwa Trisakti), Prabowo Subianto (Komandan Kostrad saat tragedi Trisakti terjadi), Roesmanhadi (eks Kapolri saat Semanggi I dan II), Noegroho Djayusman (eks Kapolda Metro Jaya saat peristiwa Semanggi I dan II), Djaja Soeparman (eks Pangdam Jaya saat Semanggi I dan II).
Berita terkait: Lanjutan Foto Aksi Napak Tilas | Pernyataan Sikap: 10 Tahun Berlalu, Penjahat HAM Masih Berkeliaran | Agenda Peringatan 10 Tahun Tragedi Semanggi 9-20 November 2008 |
|
|
|
|
|
older features >>
page 1 | 2
| 3
| 4
| 5
| 6
| 7
| 8
| 9
| 10
|
|
Independent Media Centre adalah jaringan kolektif yang menjalankan outlet-outlet media yang menceritakan kebenaran secara radikal, akurat dan penuh semangat. Kami bekerja dengan cinta dan terinspirasi dari orang-orang yang bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih baik, meskipun terdapat pemutarbalikan fakta yang dilakukan oleh media-media besar dan korporasi besar yang tidak pernah punya kemauan untuk berbuat sesuatu demi kebebasan manusia.
N©
2004-2009 Jakarta Independent Media Center.
Selain materi yang diberi pernyataan oleh penulisnya, semua materi yang ada pada situs ini bebas untuk dipergunakan atau dipublikasikan kembali dimana saja, selama tidak dipergunakan untuk keperluan dan kepentingan komersial. Jakarta Independent Media Center tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas materi maupun opini yang ada pada situs ini.
Penyangkalan |
Kebijakan kerahasiaan
email: jakarta[at]indymedia.or.id
Powered by OSCAILT v.2.04
|
|
|
|