|
|
|
| |
Kami senatiasa mengajak kawan-kawan semua untuk membantu dengan bergabung secara aktif di IMC Jakarta, menyumbang materi berita seperti: tulisan, liputan, foto, dll atau dapat juga membantu dengan mengirimkan donasi-donasi berupa materi dalam bentuk apapun yang dapat membantu kegiatan-kegiatan dan keberlangsungan IMC Jakarta.
|
27-08-2008, 18:32
Tiga pengurus Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) ranting Desa Karangsari yang diculik aparat kepolisian tidak berseragam kemarin, Selasa (26/08) kini telah berada di sel tahanan Polres Garut. Ketiganya adalah Mulyana, Dede, dan Dayat. Sementara satu orang lainnya, Asep, masih belum diketahui keberadaannya. AGRA menuntut kepolisian untuk segera membebaskan seluruh aktivis yang ditangkap. Perkembangan ini disampaikan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) melalui siaran pers tertanggal 27 Agustus 2008. Sebelumnya, AGRA menyatakan tiga aktivisnya, yakni Mulyana, Asep, dan Dayat, ditangkap oleh sekelompok orang tidak dikenal pada saat usai melaksanakan aksi unjuk rasa damai di depan Mapolres Garut. Berdasarkan keterangan terbaru yang dihimpun dari warga, aktivis yang ditangkap ternyata berjumlah empat orang, masing-masing bernama Mulyana, Dede, Dayat, dan Asep. |
|
|
|
|
|
26-08-2008, 05:26
|
Sekitar pukul 17.30 WIB lalu (Senin, 25/08/08) barisan korban Lapindo dari desa Siring dan Jatirejo yang memblokade jalan masuk utama tanggul di pinggir jalan raya Surabaya-Malang dibubarkan oleh polisi. Blokade warga tersebut terkait dengan berlarut-larutnya pembayaran ganti rugi yang dilakukan oleh pemerintah maupun Lapindo. Pada pembubaran tersebut, tiga orang warga dari Jatirejo ditangkap oleh polisi. |
|
|
|
halaman terkait: http://www.korbanlapindo.net |
|
30-06-2008, 19:39
25-06-2008, 02:20
|
Update: 25 Juni. Sekitar pk 17.30 WIB, dua aktivis Temu Aktivis Lintas Generasi (Tali Generasi), Jeffri Silalahi dan Musa, ditangkap oleh aparat berpakaian preman di Taman Matraman. Dalam penangkapan ini, para aktivis dikepung oleh belasan mobil. Pukul 20.30 ratusan mahasiswa yang melakukan aksi corat-coret pos polisi di bundaran senayan. Mahasiswa moncoreti pos polisi dengan tulisan "Polisi Pembunuh". Aksi ini dibubarkan polisi dengan tembakan gas air mata. Mahasiswa mundur ke kampus Mustopo. Dua mahasiswa ditangkap.
Sampai malam ini pk 00.00 penangkapan aktivis terus berlanjut. Sekitar 65 aktivis telah ditangkap. 10 orang aktivis ditangkap di Bundaran Senayan, 24 orang di Stasiun Senen, 2 orang di Salemba, dan 29 aktivis ditangkap di Stasiun Jatinegara.
Baca Juga: FNPBI: Batalkan Kenaikan Harga BBM | Aksi Damai Dibubarkan Polisi, 35 ditangkap | PRP: Mengecam tindakan represif Polisi | Aksi di Jambi di Represi Polisi | Pembentukan Tim Advokasi untuk Keadilan dan Kemanusiaan | Kekerasan Mahasiswa versus Kebrutalan Negara
Foto: 1 | 2 | 3 | 4
24 Juni 2008. Sekitar seribu aktivis dari berbagai kelompok yang sehari sebelumnya berkumpul di Tugu Proklamasi, pada Selasa 24 Juni 2008, bergerak melakukan aksi longmarch ke Gedung DPR/MPR. Aksi ini membawa isu penolakan kenaikan BBM, solidaritas kematian mahasiswa Unas, serta nasionalisasi aset tambang migas. |
|
|
|
|
|
24-06-2008, 01:44
Ratusan aktivis dari berbagai kota, seperti dari Bandung, Solo, Malang, Bali, Medan, Jambi, Palembang, Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Makassar, Maluku, Aceh, dll berkumpul di Tugu Proklamasi, untuk berkonsolidasi dalam Temu Aktivis Lintas Generasi (Tali Generasi) yang diadakan pada 23-25 Juni 2008. Sekitar 50 tenda telah didirikan di dalam kompleks tugu proklamasi. Terdapat juga bangunan saung bambu yang digunakan untuk berbagai acara, seperti diskusi, konferensi pers, tahlilan untuk almarhum Maftuh, dll. |
|
|
|
|
|
20-06-2008, 18:05
Maftuh Fauzy (22) mahasiswa Unas korban penyerangan polisi ke kampus, meninggal dunia, Jumat (20/6), di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pukul 11.30 WIB. Maftuh adalah mahasiswa Akademi Bahasa Asing angkatan tahun 2003.
Maftuh luka pendarahan di bagian dalam kepala. Dia sempat dirawat di RS UKI beberapa saat setelah dikeluarkan dari tahanan Polres. Maftuh meninggal dunia setelah dirawat sejak Selasa 17 Juni lalu di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).
|
|
|
|
|
|
10-06-2008, 16:21
24-05-2008, 23:40
|
Dini hari (24/05/08), polisi dengan brutal menyerbu masuk kampus Universitas Nasional (UNAS) di Pejaten, Jakarta selatan. Polisi melakukan penyerangan dengan mendobrak gerbang kampus sekitar pukul 05.00 sambil meneriakkan kata-kata kasar dan makian, serta merusak bangunan kampus. Berawal dari aksi mahasiswa sekitar pukul 21.00 Jumat (23/5) malam, merespon kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah. Polisi mulai melakukan penjagaan di depan kampus sekitar pukul 21.30.
Sekitar jam 12 malam keadaan kembali tenang dan mahasiswa berangsur kembali masuk ke kampus. Pukul 05.15, polisi dengan jumlah yang sangat banyak melakukan provokasi dengan mengeluarkan makian pada satpam yang berjaga, Mahasiswa kemudian melempari polisi yang mengepung kampus sejak malam harinya. Kemudian pintu gerbang kampus didobrak dan polisi menyerang ke dalam kampus dengan membabibuta.
Baca juga: Kronologi Penculikan Aktivis di Ternate | 8 Mahasiswa Semarang Ditangkap | Aksi Menolak Kenaikan BBM: Mahasiswa terkena peluru karet
|
|
|
|
|
|
24-05-2008, 11:22
SUKABUMI, West Java - A network of individuals and groups who are into media activism have come together in an event called Transmission Asia-Pacific 2008 (TX-AP) to share their skills on online video distribution and video activism. TXAP 2008 From May 19-25 2008 fifty-five tech and video activists gathered in West Java, Indonesia to share code and stories. Organised by EngageMedia and the Jakarta based Ruangrupa Transmission Asia-Pacific brought together projects from 15 different countries, from Japan to India, and China to New Zealand, to discuss ways to most effectively use online video as a social change tool.
TX-AP's programme includes workshops that range from technical topics like using open source video encoders to community-based filmmaking.
Apart from the day-time workshops, there are also screenings every night, the variety and amount of works shown is quite enough for an independent film festival. The informative (and often impromptu) conversations that happened whenever there is opportunity also are sources of ideas for people to work back home or together across a wider region.
The opportunity to build a network of activists from all countries whose interests differ and overlap on issues like community building, poverty, indigeious issues, free and open source software, media freedom, gender issues is also making TXAP a success.
|
|
|
|
halaman terkait: http://www.transmission.cc |
|
13-05-2008, 00:28
|

Update: 21 Mei, unjuk rasa menentang kenaikan BBM terus berlanjut di berbagai daerah. Kali ini polisi bertidak lebih represif. Di beberapa kota, polisi terlibat bentrokan dengan mahasiswa dan pengunjuk rasa. Di Malang, 3 aktivis buruh ditangkap polisi. Di Medan juga terjadi bentrokan di depan gedung DPRD. Di Jakarta, di depan Istana, para aktivis terlibat bentrokan dengan polisi, lebih dari 20 mahasiswa, dari beberapa elemen seperti Forum Kota dan Famred, ditangkap polisi. Mereka ditangkap dengan tuduhan melanggar pasal 335 KUHP (perbuatan tidak menyenangkan). Polisi juga menembakkan gas air mata. Di depan gedung DPR/MPR Jakarta, polisi membubarkan aksi dengan gas air mata. Seorang mahasiswa UI, Budi Dharma, juga ditembak dengan peluru karet, dan kemudian dilarikan ke RS Pelni. Sebelumnya, pada tanggal 12 Mei, tepat 10 tahun peristiwa tertembak dan terbunuhnya mahasiswa Trisakti, ribuan mahasiswa kembali turun ke jalan. Lebih dari 5000 orang yang tergabung dalam pelbagai organisasi mahasiswa, ormas, buruh, rakyat miskin kota, dan organisasi kepemudaan, berunjuk rasa di depan Istana Negara, menolak kenaikan BBM, turunkan harga, dan menuntut pengusutan kasus tragedi Trisakti dan Semanggi.
Foto-foto: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
|
|
|
|
|
older features >>
page 1 | 2
| 3
| 4
| 5
| 6
| 7
| 8
| 9
| 10
|
|
Independent Media Centre adalah jaringan kolektif yang menjalankan outlet-outlet media yang menceritakan kebenaran secara radikal, akurat dan penuh semangat. Kami bekerja dengan cinta dan terinspirasi dari orang-orang yang bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih baik, meskipun terdapat pemutarbalikan fakta yang dilakukan oleh media-media besar dan korporasi besar yang tidak pernah punya kemauan untuk berbuat sesuatu demi kebebasan manusia.
N©
2004-2008 Jakarta Independent Media Center.
Selain materi yang diberi pernyataan oleh penulisnya, semua materi yang ada pada situs ini bebas untuk dipergunakan atau dipublikasikan kembali dimana saja, selama tidak dipergunakan untuk keperluan dan kepentingan komersial. Jakarta Independent Media Center tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas materi maupun opini yang ada pada situs ini.
Penyangkalan |
Kebijakan kerahasiaan
email: jakarta[at]indymedia.or.id
Powered by OSCAILT v.2.04
|
|
|
|